|
SERATUS EMPAT PULUH EMPAT RIBU
ATAUKAH SUATU ROMBONGAN BESAR ?
Pertanyaan No. 54 :
Bagaimanakah mungkin rombongan besar orang banyak (Wahyu 7 : 9) itu dapat menjadi pelengkap dari mereka yang 144.000 itu dalam membentuk orang-orang suci yang hidup?
Jawab :
Meskipun kenyataannya bahwa "dalam pekerjaan penghabisan" bagi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, hanya 144.000 orang yang akan dimeteraikan, sesuai dengan Testimonies, vol. 3, p. 266, namun pada permulaan tahun 1944, Gereja telah mencatat jumlah keanggotaannya melebihi angka setengah juta, sedangkan bagian-bagian daerah yang telah dikuasainya di bawah pemeliharaan injil dibandingkan dengan ladang-ladang manusia yang luas yang belum berhasil disentuhnya baru sebesar suatu sudut terkecil saja. Oleh sebab itu, secara relatif dapat dikatakan bahwa masih ada berjuta-juta orang yang belum pernah mendengar sekalipun hanya nama "Adventists" saja.
Kalau saja kecepatan pertumbuhan Gereja yang sekarang terus berlanjut sampai Pekabaran Advent berhasil diberitakan di seluruh dunia, maka keanggotaannya akan berlipat ganda seimbang apabila Kristus datang. Memang, karena tidak ada sedikitpun kemungkinan turun dalam kecepatan pertumbuhan yang sekarang, melainkan terdapat setiap kemungkinan peningkatan (sesuai yang diceriterakan kepada para anggota dari atas mimbar pada setiap Sabat), maka pastilah bahwa kalau saja Gereja pada kecepatan pertumbuhannya yang sekarang terus berlanjut sampai kepada kedatangan Kristus yang kedua kali, maka pada waktu itu jumlahnya sudah akan berjuta-juta. Dan sekiranya hanya 144.000 orang yang akan diubahkan, maka berjuta-juta umat Masehi Advent Hari Ketujuh yang hidup pada akhir masa kasihan secara tragis sudah akan binasa baik di dalam "tujuh bela yang terakhir itu" atau pada "kebesaran cahaya kedatanganNya"! Dan jika "pekerjaan penghabisan bagi sidang itu" dimaksudkan bahwa dari berjuta-juta anggota ini hanya 144.000 umat kesucian yang benar-benar akan diubahkan, maka betapa tipisnya kesempatan bagi setiap orang untuk kelak diselamatkan! Dan selanjutnya, dalam peristiwa itu, dengan keganjilan-keganjilan sedemikian ini yang begitu meluas menentang keselamatan mereka itu, maka kebenaran apakah yang mungkin ada dalam terus membawa masuk lebih banyak orang baru untuk mengembangkan jumlah keanggotaan? Perbuatan-perbuatan sedemikian ini adalah tidak lebih daripada suatu penghianatan besar --- yaitu membungkus mereka di dalam sebuah bungkusan harapan keselamatan keemasan bagi kebinasaan.
Karena adalah bertentangan dengan keinginan dan usaha Allah (Testimonies, vol. 6, p. 371) yaitu membawa masuk ke dalam sidang orang-orang yang tidak selamat (lalang), maka ajaran yang kuat bahwa hanya akan ada 144.000 umat kesucian pada waktu Kristus datang mengumpulkan semua orang milik-Nya, adalah tak lain dari suatu pengakuan bahwa peningkatan yang cepat keanggotaan Gereja adalah pekerjaan Musuh.
Di dalam majalah The Signs of the Times tertanggal 3 Mei, 1927, terlihat di sana suatu artikel yang berjudul, "Mereka yang 144.000 itu, Kemenangan dan Pahala Mereka." Dalam artikel ini yang telah ditulis tiga tahun sebelum buku Tongkat Gembala jilid 1 terbit, Gereja telah mengajarkan bahwa mereka yang 144.000 itu, yaitu buah-buah pertama dari umat kesucian yang hidup, akan pertama sekali dimeteraikan, dan selanjutnva mereka akan membawa masuk buah-buah kedua, "rombongan besar" (Wahyu 7 : 9) umat kesucian yang hidup itu.
Dengan beralih dari pendirian ini, dalam usaha untuk menentang pekabaran mengenai jam, Tongkat Gembala itu, maka mereka secara otomatis telah memasang dirinya sendiri pada buah simalakama; di satu pihak membohongi ajaran tahun 1927nya, dan di lain pihak memberikan sebuah harapan keselamatan palsu kepada anggota-anggota sidang.
Oleh sebab itu pertanyaan di atas hendaknya bukan bagaimana mungkin rombongan besar orang banyak itu dapat menjadi pelengkap dari mereka yang 144.000 itu, melainkan sebaliknya bagaimana mereka tidak mungkin dapat menjadi pelengkap mereka itu.
|